Home Berita Utama Polisi Akan Menutup Tempat Usaha Yang Tidak Memiliki Izin

Polisi Akan Menutup Tempat Usaha Yang Tidak Memiliki Izin

11480
SHARE
Dukungan penuh dari Orang tua Bagi Karier Jessica Mila

POROS.ID.Cilangkahan - Untuk menertibkan dan meningkatkan kesadaran pengusaha terhadap pembuatan izin usahanya, Pemerintah Kecamatan Malingping, bakal menutup tempat usaha yang tak berizin dengan memasang garis polisi atau police line.

Demikian diungkapkan Kepala Seksi (Kasi) Ketenteraman dan Ketertiban Kecamatan Malingping, Usup Supriyadi, dalam acara sosialisasi ‎Peraturan Bupati (Perbup) Lebak nomor 24 tahun 2015 tentang izin usaha mikro kecil, di Pendopo Kantor Kecamatan Malingping, Jumat (13/11). Hadir dalam acara tersebut pengusaha se Kecamatan Malingping, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (FKPK), dan tokoh masyarakat.

Saat ini, kata Usup, masih banyak tempat-tempat usaha di wilayah calon pusat Kabupaten Cilangkahan ini yang tidak mengantongi izin. Hal ini terjadi, karena kesadaran akan pentingnya kelengkapan perizinan belum di fahami betul oleh para pengusaha. Sebenarnya, banyak keuntungannya jika usaha dilengkapi dengan perizinan, diantara seperti ketika membutuhkan tambahan modal.

"Dokumen perizinan usaha itu bisa digunakan untuk anggunan meminjam uang ke bank," katanya.

Kata Usup, dimulai sekarang kedepan pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap perusahaan yang tidak mengantongi izin, akan ditutup paksa sampai pemilik perusahaan itu memenuhi semua dokumen perizinannya.

"Jadi jangan kaget jika kami mendatangi tempat usaha bapa-bapa yang belum melengkapi perizinannya, lalu dipasangi police line," tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek Malingping Kompol Nono Karsono menghimbau, agar semua perusahaan memperhatikan keselamatan kerja. Terutama, katanya, perusahaan yang bergelut di bidang pertambangan.

"Dimusim hujan seperti sekarang ini tanah mudah longsor, jadi hati-hati ketika beraktifitas," katanya

Dalam waktu dekat, lanjut Nono, pihaknya juga akan memasang spanduk himbauan di lokasi-lokasi pertambangan agar mewaspadai kondisi alam. "Kami juga akan sosialisasikan Perbup nomor 24 tahun 2015 tentang izin usaha mikro kecil‎ di spanduk yang akan dipasang di beberapa tempat," katanya.‎ (Egi)