Home Berita Utama Soal Utang Rp. 245 Juta, Kades Cikamunding: Itu Tanggung Jawab TPK

Soal Utang Rp. 245 Juta, Kades Cikamunding: Itu Tanggung Jawab TPK

359
SHARE
Dukungan penuh dari Orang tua Bagi Karier Jessica Mila

LEBAK - Mamun Soleh, Kepala Desa Cikamunding, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, membantah bahwa Pemerintah Desa Cikamunding memiliki tunggakan utang kepada salah satu toko penyedia material bangunan senilai Rp245 juta. Menurutnya, itu adalah utang yang sepenuhnya harus ditanggung oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) pembangunan desa.

Pasalnya, tandas Mamun, setiap kali pelaksanaan pembangunan, pihak pemerintah desa melalui kepala urusan (Kaur) keuangan desa mentransfer dana ke rekening TPK sesuai dengan jumlah anggaran yang ada dalam Rancangan Anggaran Biaya (RAB).

"Dana kan sudah dicairkan oleh TPK, maka TPK yang harus menyelesaikan tunggakan tersebut. Bukan kepala desa," kata Mamun ditemui Poros.id di Cilograng, Jumat 2/7/2021.

Mamun tidak membantah bahwa TPK masih memiliki tunggakan ke toko material. Bahkan menurutnya, beberapa waktu lalu, dirinya sempat menandatangani surat kesanggupan untuk pelunasan pembayaran tunggakan tersebut, namun itu sifatnya hanya sebatas mengetahui.

"Karena itu bukan tunggakan saya, maka yang membuat pernyataan kesanggupan pelunasan tunggakan yaitu Ketua TPK. Saya hanya sebatas mengetahui saja," tandasnya.

Ketua TPK Desa Cikamunding Suwandi enggan memberikan komentar banyak terkait hal ini. Namun demikian ia mengaku heran atas pernyataan Kades Mamun bahwa TPK-lah yang harus bertanggung jawab penuh atas tunggakan utang tersebut.

"Oh gitu ya. Jelasnya sih tanya ke kepala desa kang. Maaf kang saya sedang sakit diare. Lain kali saja ya konfirmasinya," kata Suwandi dihubungi melalui telepon selulernya.

Diberitakan sebelumnya, salah seorang pemilik toko material bangunan, yang merupakan supplier pembangunan infrastruktur Desa Cikamunding, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak meradang. Pasalnya, sudah hampir empat tahun sisa pembayaran barang material yang digunakan untuk pembangunan di desa tersebut tak kunjung dilunasi. Totalnya mencapai Rp245 juta. (Riswan/Red)




BERITA POPULER

Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak Balita, Gegerkan Warga Cilograng

POROS.ID. Cilangkahan - Warga Kampung Cibunar Desa Gununggbatu Kecamatan Cilograng di buat geger oleh peristiwa pembunuhan sadis Ibu dan Balita yang...