Home Berita Utama Tinjau Toilet Tempat Wisata, Besok Sandiaga Uno Berkunjung ke Banten

Tinjau Toilet Tempat Wisata, Besok Sandiaga Uno Berkunjung ke Banten

649
SHARE
Dukungan penuh dari Orang tua Bagi Karier Jessica Mila

SERANG - Ketua Deputi Satgas Toilet Indonesia (STI) Perwakilan Banten, Pujiyanto mengatakan bahwa Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Sandiaga Uno dijadwalkan akan berkunjung ke Provinsi Banten, Selasa (6/4) besok, tepatnya di Tanjung Lesung dan Cikeusik Kabupaten Pandeglang untuk meninjau langsung kondisi toilet-toilet yang ada di destinasi pariwisata.

"Kedatangannya akan didampingi Duta STI dan saya sebagai calon Deputi STI Provinsi Banten. Semoga ini bisa terealisasi dengan kita mau sama-sama mengkampanyekan toilet bersih," katanya saat mendampingi Duta Satgas Toilet Indonesia (STI) lady Marcella bertemu dengan Wagub Banten, di KP3B Curug Kota Serang, Senin 5/4/2021.

Pujiyanto menjelaskan bahwa STI merupakan ide cemerlang Sandiaga Uno saat diangkat oleh Presiden menjadi Menteri Parekraf RI. STI digagas olehnya guna menjaga reputasi pariwisata di seluruh Indonesia.

Maka dari itu, kata Pujiyanto, pertemuan pihaknya bersama Wagub Banten ini menjadi momen yang sangat penting di masa pandemi, sebab toilet di objek pariwisata juga harus diperhatikan kebersihannya untuk mencegah tertularnya berbagai penyakit termasuk Covid-19.

"Wakil Gubernur Banten sangat merespons harapan-harapan besar Kemenparekraf melalui STI, beliau sampaikan dimasa pandemi ini ekonomi Banten tak boleh melemah terlebih Banten memiliki banyak destinasi pariwisata sebagai penunjang," paparnya.

Sementara itu Duta STI Lady Marcella menerangkan, STI adalah salah satu komponen masyarakat yang mendukung rencana pemerintah melalui Kemenparekraf untuk memperbaiki kondisi toliet di daerah kunjungan wisata.

Menurutnya, STI didirikan oleh masyarakat yang peduli dengan kebersihan pariwisata. Anggotanya terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh adat, mahasiswa dan akademisi.

"Tujuan pendirian STI untuk memberi masukan kepada pemerintah dan stake holder terkait tentang daerah-daerah yang perlu mendapat skala prioritas di awal untuk memperbaiki kondisi toilet," katanya.

Lady menambahkan, latar belakang pembentukan STI ini dikarenakan adanya keterbatasan kemampuan pemerintah untuk melakukan kampanye massif pentingnya memunculkan gerakan masyarakat cinta toilet yang bersih dan sehat.

"Pariwisata merupakan aset desnitasi Indonesia yang sangat potensial, sehingga perlu adanya dukungan dari masyarakat luas terhadap potensi pariwisata khususnya dalam kebersihan tolilet." tukasnya.




BERITA POPULER

Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak Balita, Gegerkan Warga Cilograng

POROS.ID. Cilangkahan - Warga Kampung Cibunar Desa Gununggbatu Kecamatan Cilograng di buat geger oleh peristiwa pembunuhan sadis Ibu dan Balita yang...