Home Hukrim Lacak Pelaku Pengunggah PL Rp169 M, Gubernur WH Perintahkan Lapor Polisi

Lacak Pelaku Pengunggah PL Rp169 M, Gubernur WH Perintahkan Lapor Polisi

1211
SHARE
Dukungan penuh dari Orang tua Bagi Karier Jessica Mila

SERANG - Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) menyatakan munculnya informasi Paket Pekerjaan Penunjukan Langsung (PL) Pembangunan Jalan Palima - Baros senilai Rp. 169,4 miliar yang tayang di website LPSE adalah tidak benar.

"Proyek tersebut belum dilakukan oleh Pemerintah Provinsi dan tidak mungkinlah proyek sebesar itu dilakukan tanpa tender atau tanpa lelang," tegas Gubernur WH (Senin, 15/02/2021).

Menyikapi hal itu, Gubernur juga langsung menggelar rapat dan menginstruksikan kepada dinas terkait untuk melacak dan melaporkan kepada pihak kepolisian.

"Berita itu adalah hoax dan tidak benar, sekarang kami sudah perintahkan dinas terkait untuk melakukan pelacakan dan bila perlu melaporkan ke polisi. Mungkin ada akun gelap yang menayangkan informasi itu," ungkapnya.

Ia juga menghimbau agar masyarakat, khususnya para pengusaha agar tidak terjebak oleh informasi tidak benar tersebut. "Kepada warga Banten khususnya pengusaha agar tidak terjebak oleh informasi tersebut, dan saat ini kami sedang melakukan rapat bahwa Dinas PUPR sebagai pengguna anggaran pun belum mengeluarkan informasi pekerjaan," jelasnya.

"Saya sudah memerintahkan untuk melakukan pelacakan. Di tengah suasana seperti ini, bisa saja terjadi pihak-pihak yang berusaha untuk mengganggu soliditas dan kondusifitas yang ada di Banten," tambah Gubernur WH.

Hal senada juga diungkap oleh Kepala Biro Barang dan Jasa Soerjo Soebiandono menanggapi informasi munculnya penunjukan langsung senilai Rp. 169,4 miliar itu. "Tidak ada namanya paket besar tanpa melalui tender. Itu menyalahi aturan," tegasnya.

Begitu juga tanggapan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyar (PUPR) M. Trenggono terhadap informasi tidak benar tersebut. "Dinas PUPR tidak pernah merencanakan kegiatan pembangunan jalan Palima - Baros dengan nilai Rp. 169 miliar dilaksanakan dengan Metode Penunjukan Langsung karena melanggar ketentuan. Dan dinas PUPR pun belum pernah menayangkan paket tersebut pada sistem LPSE Banten karena masih dilakukan reviu baik oleh BPKP maupun Inspektorat Provinsi Banten," paparnya.

Sebelumnya, tangkap layar situs LPSE Banten yang mengumumkan proyek pembangunan jalan Palima - Baros beredar di media sosial. Nilai pagu paket Rp169.415.000.000 dari ABPD 2021 dengan metode pengadaan penunjukan langsung. (Red)




BERITA POPULER

Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak Balita, Gegerkan Warga Cilograng

POROS.ID. Cilangkahan - Warga Kampung Cibunar Desa Gununggbatu Kecamatan Cilograng di buat geger oleh peristiwa pembunuhan sadis Ibu dan Balita yang...