Home Berita Utama Penyuluh Pertanian Panggarangan Gencarkan Sosialisasi Kartu Tani

Penyuluh Pertanian Panggarangan Gencarkan Sosialisasi Kartu Tani

545
SHARE
Dukungan penuh dari Orang tua Bagi Karier Jessica Mila

LEBAK - Perubahan pola distribusi pupuk subsidi dari manual ke kartu tani terus disosialisasikan di sejumlah daerah, termasuk di Kecamatan Panggarangan Kabupaten Lebak-Banten, karena Kartu Tani akan membantu dan memberikan banyak manfaat kepada para petani. Kartu Tani diperlukan petani untuk pembelian pupuk bersubsidi dalam usaha budidaya pertaniannya pada komoditas padi, jagung dan tanaman pertanian lainnya.

Hal ini disampaikan oleh Aris Budiman, selaku Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Panggarangan Kabupaten Lebak-Banten ketika di temui di Kantor Balai Penyuluh Pertanian Kecamtan Panggarangan, Kamis, 19/11/2020.

Selain itu lanjut Aris, kartu tani juga berfungsi sebagai identitas diri petani, sarana menabung, serta salah satu syarat untuk mendapatkan pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) guna pembiayaan pertanian. Menurut Aries, dari 97 kelompok tani di Kecamatan Panggarangan, baru sekitar 4.654 Petani yang memiliki Kartu Tani.

Untuk itu pihaknya terus melakukan sosialisasi dan pendataan untuk pembuatan kartu tani kepada para petani melalui kelompok tani yang tersebar di 11 desa se-Kecamatan Panggarangan. Untuk proses pembuatan kartu tani terang Aris, petani cukup menyerahkan foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) dan data luas lahan garapan kepada ke Balai Penyuluhan Pertanian melalui kelompok tani yang ada di wilayah tempat tinggal petani.

Kemudian lanjut Aris, petugas input data di BPP Kecamatan Panggarangan akan melakukan input data melalui aplikasi e-RDKK yang terkoneksi langsung dengan Website Kementrian Pertanian. "Data ini kemudian oleh Kementan akan di koordinasikan dengan pihak BRI untuk proses pencetakan kartu tani" ujar Aris.

Lebih jauh Aris menambahkan bahwa kartu tani akan menjadi sarana bagi pemerintah dalam menyalurkan bantuan untuk petani. Bantuan ini bisa berlaku jangka panjang. Sedangkan implementasi terdekat Kartu Tani adalah menyalurkan pupuk subsidi berdasarkan e-RDKK Kementerian Pertanian.

"Kedepan untuk membeli pupuk bersubsidi, petani harus menunjukan kartu tani. Kuota yang bisa di beli akan muncul di kartu tani tersebut. Jadi petani tidak bis membeli pupuk melebihi kuota yang telah ditetapkan oleh Kementan," kata Aris.

Untuk diketahui, berdasarkan data yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik Kabupaten Lebak terang Aris, luas lahan sawah di Kecamatan Panggarangan seluas 2.677 Ha, dan lahan darat 1.881 Ha, yang tersebar di 11 desa di Kecamatan Panggarangan. (Riswan)