Home Berita Utama Usung Muhammad-Rahayu Saraswati, PDIP-Gerindra 'Duet Maut' di Pilwalkot Tangsel

Usung Muhammad-Rahayu Saraswati, PDIP-Gerindra 'Duet Maut' di Pilwalkot Tangsel

232
SHARE
Dukungan penuh dari Orang tua Bagi Karier Jessica Mila

TANGERANG - Koalisi duet maut PDIP dan Partai Gerindra resmi mengusung satu pasangan calon yang siap mendaftarkan diri ke KPU sebagai kontestan Pilwalkot Tangsel yang bakal digelar Desember mendatang. Pasangan tersebut yakni Muhammad dan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo.

PDIP mengusung Muhamad yang merupakan Sekretaris Daerah (Sekda) Tangsel sebagai calon Walikota, sementara Gerindra mengusung Rahayu Saraswati Djojohadikusumo yang merupakan keponakan dari Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto sebagai calon wakil Walikota.

"Kemarin saya sudah mendapat rekomendasi dari Partai Gerindra bersama dengan Rahayu. Rekomendasi itu kami terima di kediaman Pak Prabowo. Saya hadir didampingi juga dengan pak Hasto (Sekjen PDIP)," ujar Muhamad di kediamannya saat konferensi pers, Selasa 21/7/2020.

Di rumah Prabowo, Muhamad mengatakan kalau dirinya mendapat beberapa wejangan yang menjadi bekal. Mulai dari niat pencalonannya sebagai Wali Kota dan juga jika ia dan Rahayu memenangkan Kontestasi Pilkada Tangsel 2020 mendatang.

"Beliau berpesan agar kami menjalankan kontestasi ini dengan sungguh-sungguh sehingga amanah dalam melayani seluruh masyarakat yang berada di Tangsel," katanya. Pertemuan Muhamad dengan Prabowo juga merupakan perkenalan awal dirinya dengan Rahayu Sarawati yang menjadi pasangannya di Pilkada Tangsel.

Muhamad juga menjelaskan bahwa koalisi kedua partai tersebut sudah berdasarkan pada kebijakan dari masing-masing partai. Ia sendiri mengaku telah mengikuti seluruh prosedur yang sudah ditetapkan oleh partai hingga akhirnya mendapatkan rekomendasi pencalonan Cawalkot dari PDIP dan disusul dengan Gerindra.

Selanjutnya, untuk menguatkan soliditas, Muhamad akan melakukan konsolidasi dengan seluruh pengurus partai pengusung sampai ke tingkat ranting. Selain PDIP dan Gerindra, ia juga akan melakukan komunikasi dengan Partai Hanura dan PSI.

"Saya juga membuka komunikasi dari partai lain yang ingin berkoalisi. Saya terbuka saja dan terus melakukan koordinasi dengan partai yang belum menyatakan dukungan politik ke pihak manapun," ujar Muhamad.

Koalisi dua partai berlambang Banteng dan Garuda itu dikatakan muhamad sudah merupakan keputusan yang mutlak. Pasalnya, keputusan itu sudah ditandangani oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan juga Prabowo Subianto selaku Ketua umum Gerindra.

"Keputusan dari kedua partai besar ini tentunya merupakan modal bagi saya. Secara pribadi, saya senang, bangga dan berterima kasih serta bersyukur atas dukungan dari dua partai ini," ucapnya. (*/Red)