Home Berita Utama BPJS Naik di Tengah Ekonomi Sulit, Ketua DPRD Kota Serang Tegaskan Tidak Setuju

BPJS Naik di Tengah Ekonomi Sulit, Ketua DPRD Kota Serang Tegaskan Tidak Setuju

438
SHARE
Dukungan penuh dari Orang tua Bagi Karier Jessica Mila

SERANG - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi menyatakan tidak setuju dengan adanya rencana kenaikan iuran BPJS. Di tengah kondisi ekonomi masyarakat terpuruk akibat terdampak Covid-19, kata Budi, kenaikan BPJS akan semakin menambah beban asyarakat. Ia pun meminta kepada pemerintah pusat agar melakukan evaluasi kembali terkait kebijakan itu.

“Kita tidak setuju, kondisi lagi seperti ini, kan tahu kondisi ekonomi masyarakat lagi seperti apa. Mudah-mudah pemerintah dapat mempertimbangkan kembali terkait kenaikan BPJS, karena kenaikan ini akan menyentuh langsung pada masyarakat, terutama yang tidak mampu,” kata Ketua DPC Gerindra Kota Serang itu.

Selain itu, lanjut Budi, naiknya iuran BPJS yang rencananya akan berlaku mulai tanggal 1 Juli 2020 mendatang ini, dinilainya akan membebani APBD dan mengurangi kemampuan pemerintah Kota (Pemkot) Serang dalam mencover masyarakatnya.

“Sudah pasti berat kita, ini membebani APBD, kemampuan kota serang untuk mengcover pasti berkurang,” ujarnya.

Di tengah situasi seperti ini, lanjutnya, pemerintah daerah bukan hanya memikirkan kenaikan iuran BPJS, tapi masih banyak hal lain yang berkaitan dengan masyarakat yang perlu dipikirkan. “Yang jelas, pasti ada penganggaran ulang kalau ditetapkan naik, cuma duitnya ada apa engga?, dalam kondisi ini bukan hanya BPJS saja, yang harus dipikirkan itu banyak,” tandasnya. (Red)