Home Berita Utama Jawab Kegelisahan Masyarakat Soal Asimilasi Napi, STIH Painan Gelar Seminar Online

Jawab Kegelisahan Masyarakat Soal Asimilasi Napi, STIH Painan Gelar Seminar Online

267
SHARE
Dukungan penuh dari Orang tua Bagi Karier Jessica Mila

SERANG - Setelah Word Health Organization (WHO) mengumumkan secara resmi pandemic Covid-19 pada Februari 2020, telah mengubah gaya hidup disetiap Negara. Pemerintah dan masing-masing Negara punya cara masing-masing untuk mencegah penyebaran Covid-19, termasuk pemerintah Indonesia dengan menerapkan sosial distancing, physical distancing dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Imbauan pemerintah itu diaminkan segenap perguruan tinggi negeri dan swasta yang ada di Indonesia, khususnya Perguruan tinggi swasta (PTS) yang ada wilayah Banten dan Jawa Barat yang berada di LLDIKTI 4. Dalam imbauan tersebut, perguruan tinggi baik negeri maupun swasta agar mengadakan pembelajaran atau kegiatan seminar secara online atau istilah lainnya adalah daring.

Langkah penerapan physical distancing dalam belajar atau daring inipun diambil dan dilaksanakan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Serang. Rabu, (20/5) kemarin, STIH Painan menggelar seminar nasional online bertempat di gedung kampus Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Painan lantai dua.

Seminar nasional online yang mengusung tema “Implikasi Kebijakan Pembebasan warga Binaan di masa Pandemi Covid-19”  ini, diikuti oleh 1.230 peserta dari berbagai profesi, dari mulai dosen, praktisi, mahasiswa, ASN dan masyarakat umum tidak luput para dosen, mahasiswa dan alumni STIH Painan.

Dalam sambutannya, Wakil ketua I STIH Painan Dr. Rani Sri Agustina mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian STIH Painan terhadap keadaan bangsa yang tengah dilanda virus Corona. Selain itu, juga untuk menjawab kegelisahan masyarakat atas kebijakan yang diambil  Kementerian Hukum dan HAM dalam asimilasi narapidana. 

"Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang antusias mendaftar menjadi peserta seminar online yang diadakan oleh Program Studi Ilmu Hukum Pascasarjana STIH Painan. Agar berbeda dengan seminar online lainnya maka acara ini disetting seperti talk show. Saya juga mengungkapkan terima kasih kepada Ketua Pembina YPKM H. Patwan Siahaan atas seluruh bentuk dukungannya sehingga terlaksananya kegiatan webinar pada hari ini," papar Rani.

Sementara, Ketua Pelaksana yang juga Ketua Program Studi Ilmu Hukum Pascasarjana Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Painan Dr. Kriswanto berharap agar kegiatan ini dapat bermanfaat dan berkelanjutan. "Semoga para peserta puas dan bisa mengikuti seminar dengan tema-tema lain yang menjadi isu hukum yang berkembang saat ini," ujar Kriswanto.

Seminar online ini diisi oleh para narasumber, diantaranya Kepala Kemenkumham Wilayah Banten Drs. Imam Suyudi, Akademisi/Pakar Hukum Pidana sekaligus Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Painan, Dr. H. Aan Asphianto dan Akademisi/Anggota Polisi Polda Banten AKBP Dr. Dadang Herli Saputra. (Red)




BERITA POPULER

Protes Jalan 'Rp5 M' Cepat Rusak, Warga Lebak Desak APH Mengusut Tuntas

LEBAK - Ruas jalan Jalan Lebak Siuh (Cijaku) - Pasar Kupa (Cigemblong) yang merupakan jalan kewenangan Pemkab Lebak kondisinya kian memprihatinkan...

Berbagi Di Tengah Keterbatasan

Warisi Spirit Syekh Nawawi