Home Berita Utama Tinjau 5 Titik Banjir di Kota Serang, Budi Rustandi Jamu Makan Sahur Warga Terdampak

Tinjau 5 Titik Banjir di Kota Serang, Budi Rustandi Jamu Makan Sahur Warga Terdampak

293
SHARE
Dukungan penuh dari Orang tua Bagi Karier Jessica Mila

SERANG - Ketua DPRD Kota Serang meninjau lima titik lokasi banjir di Kota Serang, diantaranya di Lingkungan Magersari Kelurahan Kotabaru Kecamatan Serang, Komplek Citra Gading Kecamatan Curug, Kampung Munjuljaya Kelurahan Karundang Kecamatan Curug, Kelurahan Angsoka Kecamatan Kasemen dan Jembatan Singandaru Kauzon.

Penyebab banjir di lima lokasi tersebut akibat meluapnya air sungai setelah turun hujan selama beberapa jam. Titik terparah ada di dua lokasi, yakni Komplek Citra Gading dan Kampung Magersari, ketinggian air di dua lokasi tersebut mencapai 1 meter lebih. Akibatnya, ratusan warga tidak bisa tinggal dan masak untuk makan sahur di rumah.

Menangani kondisi itu, selain mendirikan tenda darurat di lima titik, Budi Rustandipun menyalurkan makanan siap saji berupa nasi bungkus untuk makan sahur warga terdampak banjir di lima lokasi. Diakui Budi, dana penanganan awal ini dirogoh dari kantong pribadinya.

"Yang kita lakukan hari ini adalah penanganan jangka pendeknya dulu, Saya sudah ngecek semua lokasi Alhamdulillah aman tidak ada korban jiwa," kata Budi ditemui di lokasi banjir Kampung Magersari.

Untuk penanganan lebih lanjut, Budi mengaku akan melakukan peninjauan kembali setelah air surut. Hal itu dilakukan guna memastikan penyebab terjadinya banjir.

"Besok saya akan ajak Walikota untuk mengecek semua lokasi, agar diketahui penyebabnya. Supaya ke depan tidak terjadi banjir lagi, harus ada penyelesaiannya," ujar Budi.

Taufik (35) salah seorang warga yang tinggal di perumahan Citra Gading mengatakan bahwa banjir yang terjadi kali ini merupakan yang terparah. Terakhir terjadi menurutnya pada 2017 lalu namun tidak separah yang terjadi saat ini. Sementara rumah yang terdampak menurutnya ada sekitar 120 rumah.

"Sumbernya dari kali Karundang, bendungan di sekitar sini ada yang jebol. Ketinggian air di titik terendah itu mencapai 1,5 meter. Berpariatif, paling rendah setengah meter, tapi sekarang sudah mulai surut," katanya.

"Sebagian warga sudah ada yang mengungsi ke rumah kerabatnya, sebagian masih bertahan," imbuh Taufik.

Terpisah, Ketua RT 02 RW 05 Lingkungan Magersari, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Serang Ardi Johari mengatakan bahwa di wilayahnya ada sekitar 40 lebih rumah yang terdampak banjir dengan ketinggian air 50 sampai 100 centi meter. Sebagian warga mengungsi ke Musala.

"Air meluap dari kali Cibanten sekitar jam 18.00 WIB, saat warga tengah berbuka puasa," ujarnya (Red)




BERITA POPULER

Protes Jalan 'Rp5 M' Cepat Rusak, Warga Lebak Desak APH Mengusut Tuntas

LEBAK - Ruas jalan Jalan Lebak Siuh (Cijaku) - Pasar Kupa (Cigemblong) yang merupakan jalan kewenangan Pemkab Lebak kondisinya kian memprihatinkan...

Berbagi Di Tengah Keterbatasan

Warisi Spirit Syekh Nawawi