Home Hukrim Pemukiman Warga Dikepung Debu Lagi, PT. Cemindo Dinilai Buta dan Tuli, Pemerintah Lemah

Pemukiman Warga Dikepung Debu Lagi, PT. Cemindo Dinilai Buta dan Tuli, Pemerintah Lemah

4780
SHARE
Dukungan penuh dari Orang tua Bagi Karier Jessica Mila

LEBAK - Perusahaan semen merah putih Bayah PT. Cemindo Gemilang dinilai buta dan tuli atas keluhan warga selama ini. Keresahan, keluhan dan ketidaknyamanan warga atas dampak dari aktivitas bongkar muat di deramaga perusahaan tersebut seolah diabaikan.

Selasa (19/11), pemukiman warga di beberapa kampung di Kecamatan Bayah kembali dikepung kepulan debu klingker semen. Kali ini, warga memelas kepada pihak PT. Cemindo agar melakukan penanganan serius, agar hal ini tidak terulang lagi. Mereka khawatir ini akan berdampak buruk bagi kesehatan.

"Kami bukan meminta pemerintah untuk menutup PT. Cemindo Gemilang, tetapi kami minta agar pemerintah menegur PT. Cemindo Gemilang agar memperbaiki safety kerjanya," kata Jay, Warga Kampung Bayah Tugu, Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Selasa 19/11/2019.

Mengingat hal ini sudah terjadi berulang kali dan tidak ada upaya perbaikan, Jay menilai pemerintah lemah dan kalah oleh pengusaha. Karena, kata dia, kalau pemerintah punya keberanian, hal ini seharusnya tidak terus-terusan terjadai.

"Yang merasakan dampak bukan orang jauh, tapi kami warga Bayah dan sekitarnya. Termasuk warga Panggarangan. Lambat laun kesehatan masyarakat pasti terganggu," tandasnya (Riswan/Red)