Home Berita Utama Nawa Ungkap Fakta: Jumlah Pengangguran di Banten Terendah Kedua Sepulau Jawa

Nawa Ungkap Fakta: Jumlah Pengangguran di Banten Terendah Kedua Sepulau Jawa

1399
SHARE
Dukungan penuh dari Orang tua Bagi Karier Jessica Mila

SERANG - Wakil Ketua DPRD Banten M Nawa Said Dimyati menyatakan, dirinya tidak terima jika disebutkan pengangguran di Banten tertinggi se-Indonesia. Lantaran menurut Nawa, pada faktanya jumlah pengangguran di Banten malah terbaik atau terendah kedua se-Pulau Jawa setelah Yogyakarta.

Jika secara persentase, terang Nawa, memang benar angka pengangguran Banten lebih tinggi dari angka provinsi-provinsi lainnya, bahkan lebih tinggi dari angka nasional, yakni angka pengangguran Banten 8,11 persen, sementara angka nasional 5,56 persen. Namun jika dilihat dari sisi jumlah, se-Pulau Jawa, Banten hanya dikalahkan oleh Yogyakarta.

Baca Juga: https://poros.id/5015/fakta-di-era-wh-andika-tingkat-pengangguran-di-banten-terus-menurun.html

"Tidak mungkin jumlah pengangguran kita lebih tinggi dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan DKI Jakarta, kalau dengan Yogyakarta kita memang kalah," kata Nawa usai menghadiri diskusi di Serang Gawe FM, Ciceri Kota Serang, Senin 11/11/2019.

Hal itu lanjut Nawa bisa dilihat dari perbandingan antara persentase angka pengangguran dan banyaknya jumlah penduduk di sebuah daerah. Jawa Barat, kata Nawa, jumlah penduduknya lebih tinggi dibanding Banten, sementara angka tingkat pengangguran terbuka hanya beda tipis, yakni Banten 8,11 persen, sementara Jawa Barat 7,99 persen.

Nawa menegaskan, dirinya menyampaikan hal ini, selain untuk mengungkap fakta bahwa Banten terbaik kedua se-Pulau Jawa setelah Yogyakarta, juga untuk membantah kalimat-kalimat yang menyebut "jumlah pengangguran di Banten tertinggi se-Indonesia".

"Kalau angka pengangguran Banten tertinggi saya terima, tetapi kalau pengangguran di Banten tertinggi saya tidak terima. Karena ketika bicara pengangguran tertinggi itu bicaranya jumlah, bukan bicara tentang persentase. Jangan tanya data darimana, lihat saja dari jumlah penduduk, Jawa Barat dengan Banten itu penduduknya lebih banyak Jawa Barat, persentasenya hanya beda sedikit, artinya dari sisi jumlah yang lebih gede itu Jawa Barat," terangnya.

Baca Juga: https://poros.id/5022/angka-pengangguran-terus-menurun-ini-langkah-nyata-pemprov-banten.html

Politisi Partai Demokrat itu pun menambahkan bahwa angka yang dikeluarkan BPS itu adalah hasil survei yang sifatnya hanya prediksi.

Kepala Disnakertrans Banten Al Hamidi mengamini hal tersebut. Ia mencontohkan dua kabupaten/kota di Banten, yakni antara kabupaten Serang dengan Kabupaten Tangerang. Meski secara persentase Kabupaten Serang angka penganggurannya lebih tinggi yakni 10,65 persen dan Kabupaten Tangerang lebih rendah yakni 9,68 persen, namun menurutnya, secara jumlah, pengangguran di Kabupaten Tangerang lebih banyak dibandingkan Kabupaten Serang. (Red)