Home Berita Utama Demo Jalan Rusak, Warga Minta Bupati Lebak Tepati Janji

Demo Jalan Rusak, Warga Minta Bupati Lebak Tepati Janji

637
SHARE
Dukungan penuh dari Orang tua Bagi Karier Jessica Mila

LEBAK - Belasan aktivis mahasiswa dan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Penggarangan (AMP) menggelar aksi unjuk rasa guna mendesak Pemkab Lebak agar memperbaiki jalan rusak yang menjadi kewenanganya, yakni jalan penghubung empat desa di Kecamatan Panggarangan Kabupaten Lebak, Senin 7/10/2019.

Rencananya, aksi yang digelar di ruas jalan rusak, tepatnya di Kampung Mutiara Desa Cimandiri Kecamatan Panggarangan ini akan terus berlanjut selama beberapa hari ke depan sampai ada respons dari Pemkab Lebak.

Korlap aksi Galih Januar Pamungkas mengaku kecewa terhadap Pemkab Lebak yang seolah abai terhadap kerusakan jalan di wilayahnya itu. Padahal kata Galih, akses jalan merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat, sehingga kata Galih, semestinya pembangunan jalan ini menjadi prioritas bagai pemerintah.

"Masyarakat sudah cukup lama merasakan jalan rusak ini, risiko kecalakaan setiap hari mengancam mereka. Tolong Pemkab Lebak bisa memperhatikan persoalan ini, masyarakat sudah jenuh," kata Galih saat berorasi.

Di tempat yang sama Elik (40), Warga Pasir Kanyere Desa Cimandiri menyampaikan bahwa Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya pernah berjanji akan memperbaiki jalan tersebut saat menjabat di periode pertama. Namun hingga Iti menjabat Bupati di periode kedua, janji itu tidak pernah terealisasi.

Hingga saat ini, lanjut Elik, jalan penghubung empat desa itu, yakni Desa Situregen, Cimandiri, Cibarengkok dan Desa Gunung Gede, kondisi kerusakannya semakin parah. Sudah sekitar selama tujuh tahun, kata Elik, warga menjalani aktivitas dengan kondisi jalan yang memprihatinkan.

"Kami butuh bukti bukan sekedar janji, dan kami menginginkan kepastian. Jika tuntutan kami tidak diindahkan, maka kami akan aksi ke kabupaten dengan jumlah masa yang banyak," pungkasnya. (Red)