Home Berita Utama Daftar Nama dan Asal Parpol Caleg Mantan Terpidana Korupsi di Banten

Daftar Nama dan Asal Parpol Caleg Mantan Terpidana Korupsi di Banten

2424
SHARE
Dukungan penuh dari Orang tua Bagi Karier Jessica Mila

SERANG - Komisioner KPU Provinsi Banten, Agus Sutisna mengungkapkan bahwa di Provinsi Banten ada enam calon anggota legislatif Pemilu 2019 yang berlatar belakang mantan terpidana kasus korupsi, yang meliputi dua calon beada di tingkat provinsi dan empat calon di tingkat kabupaten/kota.

Keenam Caleg tersebut yakni Desi Yusandi calon anggota DPRD Banten Dapil 6 nomor urut 4 (Golkar), Agus Mulyadi calon anggota DPRD Banten Dapil 9 nomor urut 5 (Golkar), Heri Baelanu calon anggota DPRD Kabupaten Pandeglang Dapil 1 nomor urut 9 (Golkar), Dede Widarso Calon anggota DPRD Kabupaten Pandeglang Dapil 5 nomor urut 8 (Golkar), Jhony Husban calon anggota DPRD Kota Cilegon Dapil 1 nomor urut 4 (Demokrat) dan Bahri Syamsu Arief calon anggota DPRD Kota Cilegon Dapil 2 nomor urut 1 (PAN).

"Sesuai dengan ketentuan pasal 182 dan pasal 240 Undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu, mensyaratkan calon legislatif dengan status mantan terpidana untuk mengumumkan statusnya secara terbuka kepada publik. Agar masyarakat sebagai pemilih tahu," papar Agus dihubungi poros.id melalui WA Messenger, Kamis 31/01/2019.

Selain kepada jajaran penyelenggara, Agus pun meminta kepada para relawan demokrasi agar turut mensosialisasikan latar belakang enam calon wakil rakyat tersebut kepada masyarakat.

"Bagi kawan-kawan Relawan Demokrasi sebagai mitra KPU yang tersebar di tiap daerah juga agar turut serta mensosialisasikan hal ini. Karena selain tidak ada larangan, hal tersebut merupakan tugas bersama yang bertujuan agar masyarakat tahu siapa dan bagaimana background mereka," imbuhnya.

49 Caleg Mantan Terpidana Korupsi (KPU RI)

Sebelumnya, KPU RI resmi mengumumkan 49 nama Caleg dari tingkat kabupaten/kota sampai pusat dan calon anggota DPD RI yang berstatus mantan terpidana kasus korupsi pada Pemilu 2019. Terdiri dari 9 orang maju sebagai calon DPD, 16 orang maju sebagai calon DPRD Provinsi serta 24 orang maju sebagai calon DPRD Kabupaten/Kota.  [Agus/Red]