Home Berita Utama Pasca Bencana Tsunami, Nelayan Pandeglang Butuh Pemulihan Cepat

Pasca Bencana Tsunami, Nelayan Pandeglang Butuh Pemulihan Cepat

109
SHARE
Dukungan penuh dari Orang tua Bagi Karier Jessica Mila

PANDEGLANG - Pasca bencana tsunami Selat Sunda 22 Desember 2018 lalu, pasokan ikan di sejumlah pasar di Kabupaten Pandeglang nyaris terhenti, hal itu karena hingga saat ini, para nelayan belum bisa melaut.

"Pasokan ikan di wilayah Pandeglang terhenti karena seluruh nelayan kapal-kapalnya hancur sehingga mereka tidak bisa melaut. Selain pariwisata, nelayan salah satu sektor ekonomi yang paling terdampak tsunami Selat Sunda," kata Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Corps Alumni Akademi Maritim Cirebon, Khoirul Umam, Sabtu 05/01/2018.

Maka, kata Umam, para nelayan saat ini butuh recovery atau pemulihan serius dan cepat dari pemerintah, khususnya dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

"Penanganan pasca bencana khususnya bagi nelayan harus menjadi perhatian khusus KKP, sehingga para nelayan bisa kembali melaut dan ekonomi nelayan dapat berputar kembali," imbuhnya.

Umam meminta agar KKP segera melakukan pendataan seluruh nelayan di Selat Sunda. "Harus segera didata untuk kemudian diberikan bantuan Kapal dan jaringnya, sehingga pasca bencana kehidupan mereka kembali normal." tukasnya. [Red]