Home Hukrim Dugaan Pencabulan Santriawati di Lebak Jadi Sorotan Tokoh Nasional

Dugaan Pencabulan Santriawati di Lebak Jadi Sorotan Tokoh Nasional

811
SHARE
Dukungan penuh dari Orang tua Bagi Karier Jessica Mila

LEBAK - Oknum pimpinan Ponpes di Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak berinisial A dilaporkan ke Unit PPA Polres Lebak atas dugaan pencabulan terhadap S (18), yang tak lain santriawatinya sendiri.

Berdasarkan pengakuan korban, terduga pelaku melakukan perbuatan tak terpuji itu sudah berkali-kali sejak 2017 lalu. A kerap masuk kamar korban S tanpa permisi dan meminta dilayani nafsu bejatnya.

Semula, korban tidak berani melapor karena mendapat ancaman dari terduga pelaku. Namun, karena semakin hari terduga pelaku semakin sering minta dilayani, korban pun merasa muak dan kemudian menceritakan hal itu kepada pihak keluarga.

"Karena saya sudah tak kuat lantaran harus melayani berkali-kali akhirnya saya muak dan melaporkan perbuatan pelaku," kata korban kepada wartawan ditemui di Mapolres Lebak, Rabu 02/01/2019.

Di tempat yang sama, salah seorang pendamping keluarga korban, Adi Abdilah mengaku bahwa secara resmi pihaknya telah melaporkan hal tersebut kepada penyidik Unit IV PPA Polres Lebak. Namun demikian menurutnya, laporan tersebut belum resmi diterima oleh pihak kepolisian.

"Poinnya Mapolres belum mau menerima laporan kita, menunggu hasil gelar perkara internal mereka (Polisi). Kita enggak bisa menunggu, harusnya kan paralel dan enggak seperti itu. Gelar perkara internal dilakukan, laporan juga ya harus diterima, harusnya kan begitu," paparnya.

Menurutnya, kasus dugaan pencabulan tersebut sudah menjadi sorotan tokoh nasional. "Kak Seto juga selaku tokoh nasional sudah konsen, Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) juga sudah komunikasi ke pihak Polres.” tukasnya [Red]