Home Berita Utama Ombak Bagedur Pasang Sampai ke Warung-warung, Ini Penjelasan Balawisata

Ombak Bagedur Pasang Sampai ke Warung-warung, Ini Penjelasan Balawisata

2592
SHARE
Dukungan penuh dari Orang tua Bagi Karier Jessica Mila

LEBAK - Malam ini, Senin 24/12/2018, air laut di Pantai Bagedur, Desa Sukamanah, Kecamatan Malingping mengalami pasang hingga sampai ke warung-warung yang ada di tepi pantai. Hal ini mengakibatkan warga di wilayah tersebut merasa cemas.

Salah seorang warga net, @Tita Bae mengunggah foto air laut Bagedur yang pasang hingga sampai ke warung-warung yang ada di tepi pantai. "Ya Allah, smoga ni hanya pasang biasa, dan tidak trjadi apa-apa," tulis Titia.

Postingan Tita mendapat respons cukup banyak dari warga net lainnya. Hanya dalam waktu satu jam, postingan tersebut sudah mendapat 102 komentar. Beberapa warga net mengaku cemas dengan kondisi itu.

@Riska Chandra Hrs: Ngungsi atuh bu

@Deden Sumardi Adut: Jangan diam saja, cepat pergi

@Ceuceu Rani: Cemas, gak bisa tidur lagi deh malam ini

@Falgiska Amanda: Udah ada peringatan dan juga kejadian, kok masih sempet main ke pantai ya.

Postingan ini pun mendapat respons langsung dari ketua Balawisata Pantai Bagedur@Mumu Mahmudi: Pasang biasa itu mah. Semalam juga kayak gini.

@Agus Rusmana Ombak: Walaupun pasang biasa, kita tetap waspada, Insiden (tsunami) Carita, Tanjung Lesung, datang dengan tiba-tiba.

Dihubungi kembali melalui WA Messenger, Ketua Balawisata Pantai Bagedur Mumu Mahmudi membenarkan bahwa pada pukul 20.00 WIB. air laut mengalami pasang hingga sampai ke warung-warung pinggir pantai. Namum demikian menurutnya, kenaikan air laut itu hanya merupakan pasang air laut yang sudah biasa terjadi.

"Untuk Pantai Bagedur ombak masih pasang surut biasa, tadi itu sampai satu meter dan sampai ke warung-warung itu, tapi udah biasa itu. Yang tidak normal itu kalau pasangnya dua sampai empat meter," katanya.

Ia meminta kepada warga net agar bijak dalam menggunakan media sosial dengan tidak menyebar informasi palsu. Begitu pun kepada masyarakat, Mumu meminta agar tidak terprovokasi dengan informasi-informasi hoax.

"Saya mohon kepada pengguna medsos bijaklah, jangan mengunggah video atau foto ombak pasang yang terjadi beberapa bulan lalu, karena dapat meresahkan masyarakat. Saya tegaskan bahwa pantai bagedur masih normal dan aman untuk saat ini. Silakan masyarakat yang mau datang, tapi harus tetap waspada. Soalnya saya masih di lokasi, jadi aman dan jangan dihiraukan status di medsos yang 100% hoax." tukasnya [Rudi/Red]