Home Hukrim Soal Dugaan Penganiayaan Istri di Lebak, Polisi Sarankan Berdamai

Soal Dugaan Penganiayaan Istri di Lebak, Polisi Sarankan Berdamai

664
SHARE
Dukungan penuh dari Orang tua Bagi Karier Jessica Mila

LEBAK - Agus Surya, ayah dari korban dugaan penganiayaan oleh suaminya di Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak mengaku, semula dirinya tidak ingin melaporkan menantunya RRA ke polisi, namun karena dalam kurun waktu tiga hari tidak tampak adanya niat baik dari RRA untuk meminta maaf, maka pihak keluarga memutuskan untuk buat laporan ke Polsek Panggarangan.

"Kami sudah menunggu maksud baik dari pelaku dan keluarganya selama kurun waktu 3x24 jam, namun maksud itu kami tidak dapatkan maka kami laporkan pelaku kepada pihak kepolisian,” kata Agus kepada wartawan, Senin 26/11/2018.

Baca Juga: Senyum ke Mantan Pacar, Seorang Istri di Lebak Diduga Dianiaya Suami

Pasca pelaporan dilayangkan, Polsek Panggarangan kemudian melakukan pemanggilan kepada terduga pelaku RRA satu kali. Namun kata Agus, bukannya ditahan, pihak kepolisian malah menyarankan agar persoalan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan.

"Pada hari Kamis malam pekan lalu, ada penyidik yang mendatangi kita, Iptu Abdul Wahab dan tiga anggota lainnya, dan seolah memaksa kami untuk berdamai bersama pelaku tanpa kejelasan proses hukum", terangnya.

Agus menilai, Polsek Panggarangan tidak serius menangani kasus tersebut. Maka dari itu Agus mengaku bahwa pihaknya akan kembali melaporkan hal ini ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Lebak.

"Kami sebagai pelapor tidak pernah mendapatkan SP2HP (Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan) dan menganggap tidak adanya keseriusan pihak kepolisian dalam kasus ini, dan kami melihat pelaku masih bebas keluyuran tanpa ditahan. Dan ketika kasus ini selesai kami juga akan menuntut perceraian anak kami pada suaminya," tandasnya.

Dihubungi melalui WA Messenger, Kapolsek Panggarangan AKP Sadimun menyarankan wartawan untuk datang ke Mapolsek.

"Cek di Polsek Panggarangan saja dulu kang, hari Selasa upayakan bisa ketemu di Polsek, kita sama-sama pelajari posisi kasusnya." tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, dugaan penganiayaan ini bermula saat seorang istri berinisial EL (18) tengah menjemur pakaian di halaman rumahnya pada Senin 05/11/2018 lalu, tiba-tiba sang mantan melintas, keduanya pun saling menyapa senyum. Hal itu rupanya diketahui oleh RRA suaminya yang juga masih berusia 18 tahun.

Diduga cemburu, RRA pun langsung memaki-maki dan memukuli EL, akibatnya EL mengalami luka memar di bagian kaki, pipi dan di dua kelopak matanya. Tidak cukup sampai di situ, RRA yang sudah terlanjur emosi ini pun kemudian menyekap istrinya di dalam salah satu kamar rumahnya.

Tiga hari pasca kejadian, pihak keluarga EL melaporkan RRA ke Polsek Panggarangan. [Eza/Red]