Home Politik Gusdurian Banten Ingatkan, Agama Tidak Digunakan Dalam Politik Praktis

Gusdurian Banten Ingatkan, Agama Tidak Digunakan Dalam Politik Praktis

264
SHARE
Dukungan penuh dari Orang tua Bagi Karier Jessica Mila

SERANG - Jaringan Gusdurian Provinsi Banten menggelar dialog publik dengan tema "Toleransi Apa dan Mengapa" di Halaman Parkir UIN Banten, Kota Serang, Jumat 16/11/2018 sore.

Dialog ini sengaja digelar pada momentum Hari Toleransi Internasional. Hadir Koordinator Gusdurian Bogor Raya Michael Sebastian, perwakilan World Islamic Centre Hubab Nafi Nu'man dan Aktivis Budha Suryanti Syarif, selaku para narasumber.

Ditemui usai acara, Koordinator Gusdurian Banten Rifkiyudin menyampaikan beberapa hal yang sekiranya dapat mengganggu toleransi di Banten jelang Pemilu 2019 ini. Salah satunya ia mengingatkan kepada masyarakat terutama aktor-aktor politik untuk tidak membawa-bawa agama pada politik praktis.

Ansari menyampaikan, saat ini di Indonesia menghadapi momentum pesta demokrasi, menurut pandangannya tidak sedikt yang menggunakan wacana keagamaan.

"Agama jangan dibawa ke ranah politik praktis khawatir akan menimbulkan prahara. Yang hancur apakah negaranya atau agamanya itu saja jadi agama dan politik jangan disatukan," ujarnya.

Ketimbang membawa-bawa agama, lanjutnya, alangkah lebih baik jika para pendukung calon menyampaikan program-program sang dukungannya kepada masyarakat.

"Lebih baik gelontorkan saja program-program pemerintah yang memang layak untuk didukung oleh rakyat gitu jangan kebanyakan memprovokasi persoalan itu agama baik itu untuk isu muslim atau juga non muslim." tukasnya [Red]