Home Berita Utama Perbaikan Irigasi Minim Sosialisasi, Petani di Banjarsari Merugi

Perbaikan Irigasi Minim Sosialisasi, Petani di Banjarsari Merugi

1218
SHARE
Dukungan penuh dari Orang tua Bagi Karier Jessica Mila

LEBAK - Sejumlah petani di persawahan blok Cikapunduhan, Kampung Cibatur Keusik Desa Cibatur Keusik Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak mengeluh karena sawahnya mengalami kekeringan dan terancam gagal tanam. Bahkan tanaman padi yang saat ini usianya baru sekitar satu bulan itu sudah mulai ada yang mati.

Sukria, salah seorang petani di persawahan Cikapunduhan mengatakan, kekeringan sawah tersebut terjadi karena satu-satunya irigasi, yakni irigasi Cilemer yang biasa mengairi persawahan mereka saat ini tidak berfungsi karena tengah dilakukan perbaikan.

Kondisi ini pun membuat para petani  geram kepada pihak pelaksana pembangunan irigasi. Bukannya mereka tidak senang dengan adanya perbaikan irigasi itu, tetapi yang disesalkan adalah tidak adanya sosialisasi dari pihak pihak terkait mengenai adanya perbaikan irigasi itu.

"Yang kami sesalkan adalah tidak adanya pemberitahuan sebelumnya. Makanya, selesai ditraktor, langsung kami tanami kembali, kalau tahu mau ada pembangunan, gak bakalan sawah ini kami tanami padi, karena pasti kering. Saat ini padi sudah banyak yang mati, kami sudah mengeluarkan banyak biaya, untuk bayar traktor, pembibitan, biaya tanam, pupuk dan yang lainnya," paparnya kepada wartawan, Kamis 30/08/2018.

Lomri Kepala Unit Pelaksana Teknik Dinas (UPTD) Pertanian Kecamatan Banjarsari, Lomri membenarkan, adanya persawahan milik sejumlah petani yang mengalami kekeringan akibat adanya pembangunan irigiasi itu. Bahkan kata Lomri, sempat terjadi cek-cok antara para petani dengan pihak pelaksana pembangunan irigasi.

"Iya, di persawahan tersebut ada beberapa petani yang mengalami gagal tanam, karena padi yang usianya baru beberapa minggu mengalami kekurangan air. Dan saya mendengar di daerah tersebut sempat memanas, terjadi cekcok antara para pelaksana pembangunan dengan para petani." tukasnya [Koez/Red]