Home Berita Utama Penghasilan Guru Honorer SDN di Lebak Kecil, di Pandeglang Lebih Kecil

Penghasilan Guru Honorer SDN di Lebak Kecil, di Pandeglang Lebih Kecil

2389
SHARE
Dukungan penuh dari Orang tua Bagi Karier Jessica Mila

POROS.ID, PANDEGLANG - Penghasilan guru honorer Sekolah Dasar Negeri di Kabupaten Pandeglang lebih kecil jika dibandingkan dengan penghasilan guru honorer di Kabupaten Lebak. 

Di Pandeglang guru honorer SD Negeri hanya mendapat penyisihan 15 persen dari dana BOS, yakni per tiga bulan hanya Rp900 ribu. Sementara di Kabupaten Lebak, selain penyisihan dana BOS, juga ada Honor Daerah.

Baca Juga: https://poros.id/3182/gaji-kecil-guru-honorer-sd-negeri-di-malingping-nyambi-jadi-kenek-tronton.html

Hal ini diungkapkan oleh salah seorang guru honor di SD Negeri Kertamukti 1, Kcamatan Sumur Kabupaten Pandeglang, M Isep Hadyan Purnama.

Menurutnya, honor itu masih jauh dari cukup, tapi dia mengaku tidak akan mundur, karena kata Isep, mendidik anak adalah sebuah pengabdian.

"Hanya ada penyisihan dari dana BOS, Rp300 ribu per bulan, dibayarkannya 3 bulan sekali. Tapi pernah ada honor daerah pada tahun 2007 dan 2016, lalu hilang lagi," katanya kepada Poros.id, Sabtu 4/7/2018.

Isep yang menjalani profesi sebagai guru honorer sejak 2003 dan bahkan sudah masuk honorer K2 ini mengaku kerap melakukan aksi protes kepada pemerintah, namun demikian, kata Isep, belum ada respons yang baik.

"Sejak tahun 2003 sampai saat ini,, masih honorer, usia sekarang sudah 43 tahun. Saya sering juga ikut-ikutan demo, tetapi belum ada hasilnya," ujarnya.

Ia berharap kepada Pemkab Pandeglang agar dapat memberikan perhatiannya kepada para guru honorer, sehingga guru honorer dapat mendapatkan upah yang layak.

"Harapan saya dapat diakui dan di SK-kan, oleh Pemkab, sehingga bisa mendapatkan upah yang layak seperti pegawai yang lainnya." tukasnya [Red]