NEWS UPDATE

RSUD Malingping Tidak Miliki Alat Transfusi Darah, Pasien Sempat Ngedrop

";
RSUD Malingping Tidak Miliki Alat Transfusi Darah, Pasien Sempat Ngedrop
Nurasyah, terbaring lemas di RSUD Malingping

POROS.ID, LEBAK - Akibat tidak adanya alat transfusi darah sehingga stok darah yang tersedia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Malingping sangat minim, menyebabkan korban persalinan sempat mengalami kelelahan dan kekurangan darah. 

Seperti yang dialami oleh Nuraisyah salah seorang pasien asal Kampung Cipunaga Desa Cihara Kecamatan Cihara Kabupaten Lebak yang sempat mengalami kelelahan akibat kekurangan darah ketika hendak melakukan proses persalinan.

Suami dari Nuraisyah, Ahmad mengatakan, sebelum dibawa ke RSUD, istrinya itu sempat dibawa ke Puskesmas Cihara, namun karena kesulitan ketika hendak melahirkan maka dirujuk ke RSUD Malingping.

Sesampainya di RSUD, kata Ahmad, istrinya yang mengalami kelelahan dan kekurangan darah sempat dilakukan pertolongan oleh pihak rumah sakit dengan menambahkan darah sebanyak tujuh kantong.

"Sebetulnya tujuh kantong darah itu masih kurang, namun karena stock darah tidak ada, apa boleh buat," kata Ahmad ditemui di RSUD Malingping, Kamis 12/04/2018.

Diterangkan Ahmad, Akibat kebanyakan mengeluarkan darah isterinya pun sempat ngedrop. Namun guna mendapatkan pertolongan yang intensif maka dilakukan sesar oleh tim medis RSUD Malingping. 

"Setelah sesar, Alhamdulillah istri dan bayi saya selamat," imbuhnya.

Sementara itu Humas RSUD Malingping, Nasrudin, membenarkan bahwa saat ini di RSUD Malingping belum memiliki alat transfusi darah.

"Benar, kita belum memiliki alat transfuso darah, akibatnya stok darah di RSUD Malingping masih minim," singkatnya kepada poros.id saat dihubungi melalui telepon selulernya.[Koez/Red]




Komentar Via facebook