Home Berita Utama Aspal di Kadujajar Rontok, Pendamping Desa Mengaku Tidak Tahu Pelaksanaannya

Aspal di Kadujajar Rontok, Pendamping Desa Mengaku Tidak Tahu Pelaksanaannya

8488
SHARE
Dukungan penuh dari Orang tua Bagi Karier Jessica Mila

POROS.ID, LEBAK - Pendamping Desa Teknik Infrastruktur (PDTI) Kecamatan Malingping Kabupaten Lebak, Sawaludin menyatakan bahwa pembangunan jalan Lapen (aspal) di Desa Kadujajar, Kecamatan Malingping, kualitasnya tidak baik, karena dalam pengerjaannya tidak sesuai ketentuan yang ada di RAB.

Akibatnya, meski baru sekitar dua bulan selesai dibangun, jalan sepanjang 950 meter yang didanai Dana Desa tahun 2017 sebesar Rp200 juta lebih itu sudah rusak kembali. Dibeberapa titik aspal rontok bahkan sudah ada yang mengelupas beberapa meter.

"Kalau target volume mah cukup, cuma kualitasnya," kata Sawal, ditemui di rumahnya, Sabtu, 10/03/2017.

Baca Juga: Telan Anggaran Rp200 Juta, Aspal Jalan Poros Desa Kadujajar Rontok

Sawal pun memberikan apresiasi kepada masyarakat dan pihak lainnya yang mengawal pelaksanaan pembangunan itu, karena diakui Sawal, dirinya selaku pendamping desa tidak bisa melakukan pendampingan dan pemantauan ke lokasi secara maksimal.

"Kalau pas ada kita mah biasa, cuma kan kita gak tahu pelaksanaan di bawahnya itu. Makanya kita juga senang ada dari masyarakat yang melihat itu. Yang melaksanakan kan desa, masalah bagus dan kualitas kan masyarakat bersama pelaksana di desa, kalau target pelaksanaan sudah disampaikan sama kita," paparnya.

Sawal mengaku, dirinya telah meminta kepada pihak desa dan pelaksana kegiatan agar memperbaiki jalan tersebut, karena menurutnya saat ini sebagian anggaran untuk pembangunan jalan masih ada.

"Dari itu saja saya sudah melihat, bahkan sudah saya sarankan agar dibenarkan. Uangnya katanya disilpakan, jadi saya sarankan untuk dilabur saja itu yang kurang-kurangnya," ujarnya. (Koez/Red)