Home Berita Utama Bahas Soal Dugaan Pungli, Direktur PT Wiratama Temui Direktur RSUD Malingping

Bahas Soal Dugaan Pungli, Direktur PT Wiratama Temui Direktur RSUD Malingping

237
SHARE
Dukungan penuh dari Orang tua Bagi Karier Jessica Mila

POROS.ID, LEBAK - Kepala Cabang Banten, Wiyono dan Presiden Direktur PT Wiratama Bhakti Manunggal, Donny Sukwandiyanto, berkunjung ke wilayah Kecamatan Malingping beberapa hari lalu. Dalam kunjungan selama dua hari itu, ada beberapa agenda yang dilakukan oleh Kacab dan direktur.

Selain untuk memantau kinerja para security RSUD Malingping yang baru secara langsung, juga untuk memantau kondusifitas di wilayah Malingping pasca beredarnya kabar terkait dugaan pungutan liar (pungli) pada proses rekrutmen security RSUD Malingping.

Kepala Cabang PT Wiratama Banten, Wiyono mengatakan, dalam kunjungan itu pihaknya bertemu langsung dengan Direktur RSUD Malingping, Danang Hamsah Nugroho guna membahas persoalan dugaan pungli tersebut.

"Kemarin saya dengan Direktur PT Wiratama ke Malingping untuk bertemu dengan direktur RSUD Malingping, karena persoalan ini (dugaan pungli) informasinya sampai ke direktur. Disana (Malingping) kita selama dua hari," katanya kepada poros.id, Rabu, 07/03/2018, kemarin.

Baca Juga: Rekrutmen Security RSUD Malingping Diwarnai Dugaan Pungli

Selain bertemu dengan Direktur RSUD Malingping, Wiyono mengaku, pihaknya pun melakukan koordinasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat.

Bahkan lanjut Wiyono, pihak rumah sakit sendiri pun sudah menjalin komunikasi dengan para aktivis LSM di wilayah Kecamatan Malingping, sehingga kondisi di lingkungan RSUD Malingping saat ini telah kembali kondusif. 

"Sudah tidak ada masalah, dari Humas rumah sakit pun telah menjalin komunikasi dengan LSM-LSM wilayah. Baik dari masyarakat maupun dari LSM sudah stabil. Yoga (eks security) juga sudah tidak ada masalah, sudah baik kepada kita," paparnya.

Wiyono mengklaim, dalam jangka waktu satu bulan ini, 30 orang security yang dipekerjakan di RSUD Malingping telah menunjukan kinerja yang baik," Silakan di cek, jauh lah jika dibandingkan dengan security lama, ini karena diberikan pembinaan oleh pihak perusahaan." tukasnya 

Diketahui sebelumnya, rekrutmen security RSUD Malingping yang dilakukan oleh PT Wiratama diwarnai dugaan pungli. Dalih dugaan pungli tersebut adalah untuk biaya pelatihan dan pengadaan seragam, dengan nominal sebesar Rp2,5 juta bagi pendaftar baru dan Rp500 ribu bagi scurity lama. (Yong/Red)





BERITA POPULER

Kadispora Banten Tuding Kekurangan Kegiatan JPD Dimanfaatkan Pihak Tak Bertanggung Jawab

KPOROS.ID, SERANG - Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten, Deden Apriandhi mengakui bahwa setiap kali dilaksanakan...

Panwas Harus Tindak Paslon Pemasang APK Liar

APMPC Desak Rano Mundur