NEWS UPDATE

Disidak, Galian Tanah Perumahan Serang City Diduga Tak Berizin

Disidak, Galian Tanah Perumahan Serang City Diduga Tak Berizin
Sidak galian tanah perumahan Serang City

POROS.ID, SERANG - Kabid Ketenteraman dan Ketertiban Umum Dinas Satpol PP Kabupaten Serang, Hanafi melakukan sidak ke lokasi galian tanah milik Perumahan Serang City di Kecamatan Keramatwatu, Kabupaten Serang yang diduga diduga ilegal, Kamis, 8/3/2018.

Hanafi mengatakan, galian tanah tersebut diduga ilegal karena belum diketahui memiliki izin dari dinas terkait "Tidak ada ijin sudah melakukan kegiatan, ini tidak boleh kalo izin belum keluar," ujarnya, ditemui wartawan di lokasi.

Meski demikian Hanafi mengaku bahwa pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk melakukan penutupan. "Ini tugas kita monitoring, kalau perlu kita setiap hari monitoring. Tutup menutup itu pol pp provinsi, kalo kita menghimbau saja," imbuhnya.

Sementara itu, Eko S, kasi pemerintahan Kecamatan Kramatwatu menjelaskan bahwa tanah pertambangan tersebut milik Serang City, namun dalam menjalankan pertambangan atau galian, menurutnya tetap harus tetap menempuh ijin.

"Serang city kalo informasi tanahnya, tetap harus ijin, mekanisme perijinan yang di tempuh. Karna dampak pengangkutan itu, lahanya di buka di ambil tanahnya di serang city untuk kepentimgan sendiri," paparnya.

Pihak kecamatan, kata Eko, sudah ada upaya melakukan pencegahan dan penutupan satu minggu yang lalu lalu. "Kalaupun ada itu curi curi." ucapnya

Berdasarkan keterangan warga setempat, akibat adanya kegiatan galian tanah tersebut, tanah sisa galian berserakan di jalan raya Serang-Cilegon, tepatnya di legok, Kota Serang, dan kerap mengakibatkan kecelakaan para pengguna jalan. (Red)

 




Komentar Via facebook