Home Berita Utama Kolom Kosong Bisa Jadi Pemenang Pilkada, Masyarakat Harus Diberikan Pemahaman!

Kolom Kosong Bisa Jadi Pemenang Pilkada, Masyarakat Harus Diberikan Pemahaman!

1762
SHARE
Dukungan penuh dari Orang tua Bagi Karier Jessica Mila

POROS.ID, SERANG - Karakteristik masyarakat Kabupaten Lebak nampaknya sudah tidak memiliki harapan untuk memilih pemimpinnya di pilkada Lebak 2018. Pasalnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lebak menetapkan pasangan calon Iti Oktavia Jayabaya - Ade Sumardi melawan kotak kosong di pilkada Lebak 2018. 

Pengamat politik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Leo Agustino menilai perlu adanya pemahaman tentang kotak kosong kepada masyarakat yang sebagian besar tidak tahu kotak kosong dalam penyelenggaran pemilu. 

"Meski sebetulnya kotak kosong juga bisa menang apabila pemilih lebih banyak yang mencoblos kotak kosong. Tapi umumnya masyarakat hanya memahami bahwa pasangan tunggal selalu menang," kata Leo kepada wartawan, Senin (19/2/2018).

Menurut Leo, pasangan Iti-Ade melawan kotak kosong ini sudah bukti kelemahan pesta demokrasi di Kabupaten Lebak. Jangan sampai masyarakat dilema dengan lemahnya demokrasi, masyarakat yang memiliki hak untuk memilih harus berhak tahu soal kotak kosong. 

"Padahal tidak demikian (satu pasangan menang),  oleh karena itu, KPU, akademisi, partai politik, dan pegiat pilkada harus mensosialisasikan hal tersebut (pemahaman kotak kosong)," ungkapnya. 

Menurut Leo, jika pemahaman kotak kosong tidak disampaikan kepada masyarakat, hanya akan membuat masyatakat Lebak buta akan demokrasi."

Selama hal ini tidak pernah disampaikan, maka masyarakat hanya mencoblos gambar pasangan calon yang boleh jadi belum tentu ia harapkan kepemimpinannya di daerah," tegasnya.(Red)