Home Berita Utama Penjelasan Dispora Banten Soal KNPI Ali Tak Dapat Hibah: Ada berkas yang kurang

Penjelasan Dispora Banten Soal KNPI Ali Tak Dapat Hibah: Ada berkas yang kurang

3167
SHARE
Dukungan penuh dari Orang tua Bagi Karier Jessica Mila

POROS.ID, SERANG - Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten, Deden Apriandhi menegaskan, pihaknya tidak pernah menganggap ada dualisme pada kepengurusan KNPI Banten. Menurutnya, baik KNPI versi Fahd A Rafiq maupun KNPI versi Rifai Darus sama-sama memiliki SK Kemenkum HAM yang absah.

"Kalau kita mah dari dulu gak pernah bilang dualisme, kata siapa. Yang bilang KNPI ada dualisme adalah pihak pihak yang sengaja memancing dinamika kepemudaan ke arah kurang baik," papar Deden kepada wartawan, ditemui di Kantor KPU Banten, Senin, 12/02/2018.

Menurutnya, dua-duanya bisa sama-sama mengajukan dan mendapatkan dana hibah dari pemerintah. "Keduanya bisa mendapat anggaran Itu, kan kedua organisasi yang beda, yang satu DPP KNPI, yang satu KNPI, SK Kemenkum HAM nya pun berbeda," imbuh Deden.

Soal hanya KNPI Banten versi Rifai Darus yang mendapatkan dana hibah, Deden mengatakan bukan karena pihaknya menganggap KNPI Fahd A Rafiq tidak absah, tetapi karena KNPI yang diketuai oleh Ali Hanafiah itu, tidak dapat memenuhi persyaratan pada saat pengajuan.

"Terkait dana hibah di anggaran perubahan tahun 2017, dua-duanya KNPI mengajukan hibah, tapi versinya Ali Hanafiah ada berkas yang kurang dan tidak bisa dilengkapi hingga batas waktu akhir pendaftaran, Sehingga di 2017 dia tidak mendapat anggaran," terangnya

Sementara untuk saat ini, kata Deden, KNPI Ali sudah dapat melengkapi persyaratan dan pihaknya sudah merekomendasikan untuk hibah KNPI Ali ke Tim Perencana Anggaran Daerah (TPAD). 

"Di 2018 mereka sudah melengkapi berkas dan sudah kami ajukan anggaran, tapi nanti tergantung penilaian TPAD." tukasnya

Sebelumnya, Ketua KNPI Banten versi Rifai Darus, Rano Alfath, mengklaim bahwa KNPI pihaknya yang diakui keberadaannya oleh Pemprov Banten.

"Persoalan siapa yang dapat hibah, itu tergantung kepala daerah mau memberikan kepercayaan ke mana, organisasi yang diakui. Dan dalam hal ini pak gubernur dan pak Wagub sudah beberapa kali menetukan sikap bahwa siap bersenergi dengan KNPI yang dipimpin saya," kata Rano kepada wartawan, 2/2/2018 lalu, melalui WA Messenger. 

Untuk Diketahui, KNPI Banten versi Fahd A Rafiq, tidak pernah mendapatkan dana hibah, sementara KNPI Banten versi Rifai Darus, melalui APBD P Banten 2017, mendapat kucuran dana hibah sebesar Rp700 juta pada Desember 2017 lalu. (Yong/Red)