Home Berita Utama Data Indikator Ekonomi Strategis BPS Provinsi Banten, 1 November 2017

Data Indikator Ekonomi Strategis BPS Provinsi Banten, 1 November 2017

11739
SHARE
Dukungan penuh dari Orang tua Bagi Karier Jessica Mila

POROS.ID, SERANG - Rabu,  1 November 2017 Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten merilis beberapa data strategis terkait indicator ekonomi di Provinsi Banten. Berikut ini disampaikan data-data tersebut:

A. Perkembangan Indeks Harga Konsumen/ Inflasi di Banten Oktober 2017.

 

1. Pada Oktober 2017 terjadi deflasi sebesar 0,02 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 137,04 persen.

2. Dua dari tujuh kelompok pengeluaran yang ada mengalami penurunan indeks, yaitu kelompok bahan makanan turun sebesar 0,36 persen dan kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan turun sebesar 0,23 persen. 

3. Laju inflasi tahun kalender 2017 sebesar 2,90 persen dan inflasi "Year on Year" (Oktober 2017 terhadap Oktober 2016) sebesar 4,07 persen.

4. Komoditas yang dominan menyumbang deflasi pada bulan ini adalah tarif angkutan udara, bawang putih,  bawang merah,  melon, semangka, dan telur ayam ras. 

5. Perkembangan inflasi pada 3 kota IHK di Banten Oktober 2017 sbb: 

Kota Serang mengalami inflasi 0,15 persen, Kota Tangerang deflasi 0,06 persen dan Kota Cilegon mengalami inflasi 0,01persen.

B. Nilai Tukar Petani (NTP) di Banten September 2017

 

1. NTP Banten Oktober 2017 sebesar 101,01 atau naik 0,32 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. Kenaikan NTP dikarenakan laju kenaikan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) yang sebesar 1,15 persen, masih lebih cepat dibandingkan laju kenaikan pada Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) mengalami kenaikan sebesar 0,82 persen.

2. Pada Oktober 2017 terjadi inflasi perdesaan di Banten sebesar 0,96 persen terutama disebabkan oleh inflasinya indeks kelompok perumahan sebesar 1,76 persen.

3. NTUP Banten Oktober 2017 sebesar 106,73 atau naik 0,69 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya.

C. Perkembangan Ekspor Dan Impor Banten September 2017:

1. Nilai ekspor Banten pada September 2017 : turun 9,69 persen dibanding ekspor Agustus 2017. Penurunan ekspor tersebut terutama disebabkan oleh ekspor nonmigas September 2017 yang mengalami penurunan 10,35 persen dibanding Agustus 2017. Sementara itu, ekspor migas naik 436,30 persen.

2. Nilai impor Banten September 2017 : turun 5,24 persen dibanding Agustus 2017. Peningkatan ini disebabkan oleh impor nonmigas pada September 2017 turun sebesar 8,90 persen dan impor migas naik sebesar 3,27 persen dibanding bulan sebelumnya. 

D. Perkembangan Pariwisata di Banten September 2017

 

1. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Banten pada September 2017 mencapai 50,15 persen atau turun 4,10 poin dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 54,25 persen. Sementara itu, jika dibandingkan bulan yang sama pada tahun lalu TPK turun 1,72 poin.

2. Rata-rata lama menginap (RLMT) tamu asing dan Indonesia pada hotel berbintang di Banten selama September 2017 tercatat sebesar 1,42 hari atau turun 0,08 poin jika dibandingkan bulan sebelumnya yakni 1,50 hari. Sementara itu, jika dibanding bulan yang sama tahun lalu, RLMT gabungan turun yakni sebesar 0,22 poin.

E.  Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Triwulan III 2017.

1. Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Besar Sedang Triwulan III 2017 naik 0,33 persen dibanding Triwulan II 2017.

2. Secara year on year pertumbuhan produksi IBS triwulan III tahun 2017 naik 1,42 persen dibanding Triwulan III Tahun 2016.

3. Pertumbuhan produksi Industri manufaktur mikro dan kecil di Banten triwulan III tahun 2017 naik sebesar 1,08 persen.

4. Sedangkan secara tahun ke tahun (triwulan III 2017 dibanding triwulan III tahun 2016) Pertumbuhan Produksi Industri manufaktur mikro dan kecil Banten tumbuh sebesar 19,16 persen.

Selengkapnya, silakan kunjungi website resmi BPS Provinsi Banten http://banten.bps.go.id/ (Bps_prov/Red)