Home Berita Utama Kawal Kasus Pemerasan, Ketua Apdesi Lebak Angkat Jempol Untuk Para Kades di Malingping

Kawal Kasus Pemerasan, Ketua Apdesi Lebak Angkat Jempol Untuk Para Kades di Malingping

7304
SHARE
Dukungan penuh dari Orang tua Bagi Karier Jessica Mila

POROS.ID, LEBAK - Kasus dugaan pemerasan yang dilakukan JN, oknum LSM asal Jakarta kepada para kepala desa di Kecamatan Malingping melebar, hingga Kamis, 14/09/2107 siang, diketahui Kasus ini sudah terjadi di 5 Kecamatan di wilayah Lebak Selatan.

Ke lima Kecamatan tersebut yakni, Kecamatan Malingping, Wanasalam, Cigemblong, Panggarangan dan Kecamatan Banjarsari, sementara di Kecamatan Cihara, JN baru melakukan koordinasi ke pihak kecamatan dan belum sempat memintai uang ke desa-desa. Dari 5 Kecamatan tersebut JN meraup uang sekitar Rp5 juta.

"Banyak kepala desa di wilayah Lebak Selatan jadi korban. wilayah Cigemblong Rp2,3 juta, Panggarangan Rp1,5 juta, Malingping Rp1,3 juta, Wanasalam Rp500 ribu, Banjarsari 500 ribu. Dan bahkan informasinya masih ada di sejumlah wilayah lainnya," papar Ubed Jubaedi, Kepala Desa Rahong, Kecamatan Malingping Lebak, ditemui di Mapolsek Malingping, Kamis, 14/09/2017.

Di tempat yang sama, Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Lebak, Bedah Khoerunnisa mengaku bangga dan mengapresiasi para kepala desa di Malingping atas kehati-hatiannya dalam menyikapi tingkah oknum LSM yang mengaku akan melakukan monitoring itu.

"Saya bangga atas kehati-hatian kepala desa khususnya di Kecamatan Malingping, terhadap pihak-pihak yang akan melakukan monitoring dana desa, saya pokoknya angkat jempol. Karena tidak semua yang datang ke desa tujuannya baik, seperti oknum yang tertangkap saat ini," papar Bedah.

"Mudah mudahan dengan adanya kejadian ini, akan membuka mata para kepala desa, sehingga jangan mau dijadikan objek oleh oknum-oknum yang mengatasnamakan apa pun," imbuhnya.

Selain akan melakukan rapat evaluasi dengan seluruh Kepala desa dikabupaten Lebak terkait adanya kejadian ini, Kepala Desa Cihujan ini pun berjanji akan terus mengawal kasus ini hingga ke meja hijau. 

Kata Bedah, karena kasus dugaan pemerasan ini tidak hanya terjadi di Kecamatan Malingping, maka menurutnya Kasus ini harus di dorong ke Polres Lebak. "Kami dari Apdesi mengharapkan agar Kasus ini diproses di Polres, karena memang Kasus ini bukan hanya terjadi di Kecamatan Malingping, tapi juga terjadi di Kecamatan-Kecamatan yang lainnya." tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, Oknum LSM berinisial JN (JS dalam berita sebelumnya), yang mengaku dari Lembaga LPA2N-RI dibekuk jajaran aparat kepolisian Polsek Malingping di depan kantor Telkom Malingping, Rabu, 13/09/2017 sekitar jam 22.15 WIB malam, karena diduga kuat telah melakukan pemerasan terhadap 14 kepala desa di wilayah tersebut.

Pantauan poros.id di lokasi dari pagi hingga sore hari, belasan kepala desa dari beberapa Kecamatan di Kabupaten Lebak mendatangi Mapolsek Malingping guna mengadukan kasus serupa. Sejumlah kepala desa yang berbincang dengan wartawan, meminta agar aparat kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut. (Yong/Red)

 




BERITA POPULER

Dituding Tak Memiliki AMDAL Dan IMB, Warga Desak Pemkab Lebak, Tutup Proyek Sarana Air Bersih Diciba

POROS.ID. Lebak - Sejumlah massa dari Himpunan Pemuda Banten (HPB), menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan...

DISHUBKOMINFO GELAR OPERASI GABUNGAN.