Home Berita Utama Keluhkan Harga Tiket Masuk, Pengunjung Pantai Bagedur Tuntut Perbaikan Fasilitas

Keluhkan Harga Tiket Masuk, Pengunjung Pantai Bagedur Tuntut Perbaikan Fasilitas

7377
SHARE
Dukungan penuh dari Orang tua Bagi Karier Jessica Mila

POROS.ID, LEBAK - Yani, salah seorang pengunjung wisata pantai Bagedur, Desa Sukamanah, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak mengeluh, lantaran selain mengalami kemacetan selama berjam-jam dari gerbang utama hingga tepi pantai, pengunjung juga merasa dicurangi oleh penjaga tiket masuk.

Yani mengungkapkan, dia merasa dicurangi karena nominal tiket masuk untuk kendaraan roda 4 yang tertera di tiket Rp10 ribu, namun penjaga pintu masuk memintanya Rp30 ribu. 

Meski demikian, karena khawatir mengganggu antrean dibelakang yang cukup panjang, Yani mengaku tidak sempat mempertanyakan soal tarif masuk tersebut. Yani pun mengaku, dalam mobil Ayla yang dikendarainya itu diisi oleh 2 orang, yakni dirinya dengan sang istri.

"Saya pakai mobil kecil (mini bus red.), kalau ditiket cuma Rp10 ribu, tapi saya diminta Rp30 ribu. Saya bayar saja, gak sempet nanya-nanya karena buru-buru, antrean di belakang cukup panjang. Saya di mobil cuma 2 orang," ujarnya kepada poros.id, Selasa, 27/06/2017.

"Sekitar 2 jam setengah kendaraan nyaris gak bergerak, maju gak bisa, balik lagi pun gak bisa. Mudah-mudahan ini akan menjadi bahan evaluasi bagi para pengelola, jangan sampai para pengunjung ada yang kecewa," imbuhnya.

Dikutip dari BANTEN POS, Elis, warga Malingping mengatakan, tiket masuk ke pantai Bagedur tersebut menurutnya keterlaluan. “Saya masuk ke pantai Bagedur dikenakan tiket Rp 80 ribu, ini aturan darimana, setelah itu parkir pun diminta Rp 10 ribu lagi. Ini usaha desa atau usaha warga, pengelolannya tidak jelas lagi, dan lagi tidak pernah ada ciri pengembangan apapun di sini, “ katanya.

Menurut Elis, seharusnya kalau ada pungutan itu harus diimbangi dengan perbaikan fasilitas yang bisa memberikan kenyamanan bagi pengunjung. “ Ini mah Cuma meraup uangnya saja dari pengunjung, tapi tidak pernah ada perbaikan apapun yang mendukung layanan wisata,“ ungkapnya.

Sementara itu, Salah seorang pengelola wisata pantai bagedur, Mumu, membantah hal tersebut. Menurut Mumu, berdasarkan aturan yang ditetapkan oleh pengelola, harga tiket masuk berpariasi sesuai dengan jenis kendaraannya, yakni untuk mini bus Rp10 ribu, elf Rp15 ribu dan truk Rp25 ribu, Sementara kendaraan roda dua Rp5 ribu.

Ia menjelaskan, harga parkir mobil belum termasuk tiket masuk penumpangnya. Per orang dikenakan biaya lagi sebesar Rp5.000,-.

"Tidak benar kang, mungkin penumpangnya 4 orang x 5000 = 20.000, ditambah parkir 10.000, jadi 30000. Parkir beda beda, 10 ribu buat minibus, 15 ribu buat elf, 25 ribu buat truk." terang Mumu saat dihubungi poros.id melalui pesan singkat WA Messenger, Rabu, 28/06/2017. (Yong)