Home Berita Utama Pemprov Banten Didesak Evaluasi Izin Dan Amdal Cemindo Gemilang

Pemprov Banten Didesak Evaluasi Izin Dan Amdal Cemindo Gemilang

3376
SHARE
Dukungan penuh dari Orang tua Bagi Karier Jessica Mila

POROS.ID, LEBAK - Aktivitas pabrik semen merah putih PT Cemindo Gemilang terus menuai protes dari berbagai kalangan karena dinilai telah memberikan dampak buruk pada lingkungan masyarakat wilayah Lebak selatan, khususnya wilayah Desa Pamubulan yang merupakan kawasan cluster dari perusahaan tersebut.

Seperti diketahui, Sabtu dan Minggu 8/4 dan 9/4/2017 lalu, sejumlah warga Desa Pamubulan, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, melakukan aksi blokir akses mobilisasi bahan baku Pabrik Semen Merah Putih Cemindo Gemilang.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes warga yang mengaku sudah merasa jenuh terhadap aktivitas pengangkutan bahan baku semen dari lokasi tambang yang mengakibatkan kerusakan jalan di wilayahnya.

Ketua Umum Aliansi Muda Banten Selatan (AMBS), Ersya Augusta mengaku akan mendorong Pemerintah Provinsi Banten untuk mengevaluasi izin dan Amdal perusahaan semen milik Ganda Sitorus itu. Menurutnya, dalam aturan Amdal perusahaan industri tidak boleh merugikan masyarakat.

"Kami akan mendorong pemerintah untuk mengevaluasi izin dan Amdal PT Cemindo Gemilang, karena dalam aturan Amdal sebuah perusahaan atau industri tidak boleh merugikan lingkungan masyarakat," ungkapnya kepada Poros.id, Selasa, 18/04/2017.

"Dan saya minta pemerintah sebagai pemangku kebijakan harus mengkaji ulang izin dan Amdal nya." tukasnya (Red)