Home Berita Utama Rekrutmen Prajurit di Korem Banten Dilakukan Secara Bersih dan Transparan

Rekrutmen Prajurit di Korem Banten Dilakukan Secara Bersih dan Transparan

11079
SHARE
Dukungan penuh dari Orang tua Bagi Karier Jessica Mila

POROS.ID, SERANG - Korem 064/Maulana Yusuf Banten mulai tahun ini mendapatkan kepercayaan penuh dari Mabes TNI AD untuk melakukan rekruitmen Prajurit Karir hingga penentuan akhir (pantuhir). 

Awalnya, Korem Banten hanya diberikan kepercayaan sebatas seleksi administrasi, pemeriksaan kesehatan, dan samapta. Sedangkan untuk tahapan tes kesehatan kedua, psikologi, akademik, hingga pantuhir dilakukan oleh panitia di Kodam III Siliwangi di Bandung, Jawa Barat.

"Ini adalah sebuah kepercayaan yang patut dibanggakan. Tidak semua korem mendapatkan kepercayaan seperti ini. Dan kami melakukan proses rekrutmen secara transparan, tidak ada titip-menitip. Penentuan akhir pun disaksikan oleh orang tua pendaftar dan tokoh masyarakat," jelas Kepala Informasi dan Pengolahan Data (Kainfolahta) Korem 064 Kapten Arm. Muhammad Basori kepada POROS.ID, kemarin.

Menurut Kainfolahta, seleksi prajurit karir dilakukan rutin setiap tahun dengan tiga gelombang rekrutmen. Pada semester pertama, rekrutmen puntuk calon tamtama Prajurit Karir Gelombang I, memasuki semester kedua dibuka rekrutmen calon prajurit karier level bintara, kemudian setelah selesai pantuhir level bintara, akan dilanjutkan perekrutan calon tamtama Prajurit Karir Gelombang II. 

"Dari 485 pendaftar calon tamtama gelombang pertama, yang lolos hingga pantuhir sebanyak 43 orang terdiri dari 9 orang dari Lebak, 9 orang dari Pandeglang, 13 orang dari Serang, dan 3 orang dari Cilegon. Mereka seluruhnya lulus murni, tapa ada titip-menitip dan tidak ada suap-menyuap," papar Kapten Basori yang juga menjadi tim wawancara khusus mental dan ideologi (MI).

Panitia seleksi akan segera mengirim calon prajurit ini ke Pusdik Rindam III Siliwangi di Bandung untuk menjalani pendidikan dasar militer matra darat selama empat bulan. Selanjutnya siswa akan menjalani pendidikan kecabangan selama lima bulan di dodiklat kecabangan Angkatan Darat. (Ahmad)